Realisasi Investasi Kabupaten Purwakarta Tahun 2025 Lampaui Target, Serap Lebih dari 10 Ribu Tenaga Kerja

Pemerintah Kabupaten Purwakarta mencatat kinerja positif dalam realisasi investasi sepanjang tahun 2025 dengan capaian yang melampaui target. Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Purwakarta, total realisasi investasi tahun 2025 mencapai Rp12,47 triliun atau 111,36 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp11,20 triliun.

Capaian tersebut mencerminkan terjaganya iklim investasi yang kondusif di Kabupaten Purwakarta. Sepanjang tahun 2025, realisasi investasi tercatat stabil pada setiap triwulan dengan dukungan kontribusi dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA).

Dari total realisasi investasi, PMDN mendominasi dengan nilai Rp9,58 triliun atau 76,80 persen, sementara PMA berkontribusi sebesar Rp2,89 triliun atau 23,20 persen. Kondisi ini mencerminkan peran strategis investasi, baik domestik maupun asing, dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi, realisasi investasi juga berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja. Sepanjang tahun 2025, kegiatan penanaman modal di Kabupaten Purwakarta berhasil menyerap sebanyak 10.802 tenaga kerja Indonesia, yang terdiri atas 6.870 tenaga kerja dari PMA dan 3.932 tenaga kerja dari PMDN.

Capaian realisasi investasi tersebut turut menempatkan Kabupaten Purwakarta pada peringkat kelima sebagai kabupaten/kota yang paling diminati investor PMA dan PMDN di Provinsi Jawa Barat sepanjang periode Januari hingga Desember 2025. Posisi ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Purwakarta, serta efektivitas kebijakan daerah dan pelayanan perizinan dalam mendukung realisasi investasi.

Dilihat dari sektor usaha, realisasi investasi terbesar berasal dari sektor Transportasi, Pergudangan, dan Telekomunikasi dengan nilai mencapai Rp3,87 triliun. Selanjutnya, sektor Industri Barang dari Kulit dan Alas Kaki mencatat realisasi sebesar Rp1,30 triliun, diikuti Industri Karet dan Plastik sebesar Rp968,74 miliar, Industri Tekstil sebesar Rp915,37 miliar, serta sektor Konstruksi dengan nilai investasi mencapai Rp832,13 miliar.

Sementara itu, dari sisi Penanaman Modal Asing (PMA), lima negara dengan nilai realisasi investasi terbesar di Kabupaten Purwakarta berasal dari Korea Selatan sebesar Rp750,11 miliar, Samoa Amerika sebesar Rp621,15 miliar, Jepang sebesar Rp435,36 miliar, Singapura sebesar Rp383,85 miliar, dan Belanda sebesar Rp295,85 miliar.

Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus berkomitmen menjaga iklim investasi yang kondusif melalui peningkatan kualitas pelayanan perizinan yang mudah, cepat, dan transparan. Ke depan, capaian investasi ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, memperluas kesempatan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Purwakarta.


Berita Lainnya