Inovasi Berbasis Komoditas Lokal, Proyek DPMPTSP Purwakarta Masuk 10 Besar Proyek Terbaik Jabar.

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Purwakarta bersama tim—yang terdiri dari Project Owner 3 Sadulur, Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan), serta Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida)—kembali menunjukkan performa unggul dalam mempromosikan potensi investasi daerah. Salah satu proyek unggulan Kabupaten Purwakarta dinobatkan sebagai 10 Proyek Terbaik dalam ajang West Java Investment Challenge (WJIC) 2025, sebuah kompetisi investasi bergengsi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui DPMPTSP Provinsi Jawa Barat.

Pengumuman penghargaan disampaikan pada malam puncak Sunda Karsa Fest 2025, yang digelar pada Minggu, 20 Juli 2025 di The Grand Ballroom Trans Luxury Hotel, Bandung. Kegiatan ini menjadi forum strategis yang mempertemukan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan calon investor dalam rangka mendorong iklim investasi yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah Jawa Barat.

Proyek yang berhasil masuk dalam daftar 10 besar tersebut bertajuk “Pembangunan Industri Pengolahan Mangosteen Zero Waste Product Kabupaten Purwakarta” dengan nilai investasi sebesar Rp54.042.604.954. Proyek ini menjadi representasi nyata komitmen Pemerintah Daerah Purwakarta dalam mendorong pembangunan industri berbasis potensi lokal, ramah lingkungan, serta bernilai ekonomi tinggi.

Konsep proyek dirancang untuk mengoptimalkan pengolahan buah manggis sebagai komoditas unggulan Kabupaten Purwakarta. Dengan pendekatan zero waste, industri ini akan mengolah seluruh bagian buah manggis mulai dari daging, kulit, hingga biji untuk menjadi produk bernilai tambah seperti ekstrak kesehatan, minuman herbal, hingga bahan baku industri. Pendekatan ini sejalan dengan prinsip ekonomi sirkular dan pembangunan berkelanjutan.

Masuknya proyek ini dalam daftar terbaik WJIC 2025 membuka peluang besar untuk menjalin kemitraan dengan investor, baik dari dalam negeri maupun mancanegara. Selain memperkuat posisi Kabupaten Purwakarta sebagai daerah tujuan investasi agroindustri di Jawa Barat, pencapaian ini juga menjadi wujud keberhasilan kolaboratif antara DPMPTSP, Dispangtan, dan Bapperida dalam mengemas serta memasarkan potensi unggulan daerah secara kompetitif di tingkat provinsi.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari proses kurasi dan persiapan yang matang oleh tim teknis WJIC Kabupaten Purwakarta, mulai dari penyusunan business model, studi kelayakan, pemetaan potensi pasar, hingga penyiapan lahan dan aspek perizinan. DPMPTSP memastikan bahwa seluruh elemen dalam proyek telah memenuhi prinsip kelayakan teknis, keberlanjutan lingkungan, serta berdampak positif secara sosial dan ekonomi. 

DPMPTSP Kabupaten Purwakarta bersama tim WJIC 2025 berkomitmen untuk terus mendorong transformasi potensi daerah menjadi peluang investasi yang konkret dan terukur. Dengan mengedepankan kolaborasi lintas sektor, promosi yang terarah, dan dukungan regulasi yang kondusif, DPMPTSP siap mengawal pengembangan proyek ini hingga tahap realisasi investasi. 

Tim WJIC Kabupaten Purwakarta 2025:
Ketua: apt. Sitti Sarah Nuraini, S.Si. - 3 Sadulur
Anggota:
1. Arif Martanto, ST., MT. - DPMPTSP Kabupaten Purwakarta
2. Nova Dirgantara, S.IP, SE. - Bapperida Kabupaten Purwakarta
3. Erwin Zulkarnain, S.Hut., MP. - Bapperida Kabupaten Purwakarta
4. Kurnia Prawira Saputra, SP., M.Tr.A.P. - Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta

Berita Lainnya